Makalah Pengelolaan Pembelajaran Bahasa

Sabtu, 13 Oktober 20120 komentar


Makalah Pengelolaan Pembelajaran Bahasa

• Pengelolaan Kelas Pembelajaran Bahasa
Pinker mengemukakan bahwa ada empat unsur penting yang mendukung kemudahan belajar bahasa empat unsur tersebut adalah sebagai berikut:
a. Suatu karakteristik kelas bahasa-bahasa di dalam jangkan aneka kekuatan pemerolehan bahasa sasng pembelajaran yang salah satu diantaranya adalah bahasa sasaran yang diturunkan oleh masyarakat orang dewasa.
b. Suatu sampel masukan yang berisi informasi yang dipakai sang pembelajar sebagai sarana belajar.
c. Suatu siasat atau strategi belajar yang memberikan aneka komputasi atau perhitungan yang dilaksanakan oleh pembelajaran terhadap data masukan.
d. Suatu kriteria keberhasilan yang arus dicari dan ditemui oleh pembelajar agar kita dapat menyimpulkan bahwa siasat belajarnya memang berjalan baik (pinker dalam jaring, 1988:12).
Pengelolaan kelas bahasa untuk anak-anak ini bisa dalam ruangan maupun diluar dan ruang jika pembelajaran dilakukan di dalam ruangan tentu saja harus disediakan berbagai media belajar bahasa, pengelolaan media belajar biasanya harus memperhatikan hal-hal berikut ini:
a. Dekorasi ruangan menarik bagi anak-anak, misalnya dinding dihiasi dengan berbagai gambar yang menunjang pembelajaran bahasa.
b. Papan tulis dilengkapi alat tulis yang berwarna-warni.

• Pengelolaan Pembelajaran Bahasa Secara Individual
Pembelajaran bahasa secara individual mempunyai karakteristik tersendiri. Kemampuan dan minat individu pembelajaran akan sangat diutamakan.
Pengelolaan kelas pembelajaran bahasa secara individual tidaklah sesukar yang dibayangkan orang. Pengaturan media belajar bahasa tidak berbeda dengan uraian terdahulu. Perangkat keas dan perangkat lunak harus selalu tersedua dan siap pakai jika guru menginginkan hasil pembelajaran yang maksimal.
Salah satu cara memotivasi pembelajaran adalah dengan media materi pembelajaran yang otentik. Materi yang otentik ini dapat berbentuk puisi, iklan, menu, atau lagu. Cara seperti ini membawa pembelajaran langsung ke dalam bahasa yang sedang dipelajarinya. Keuntugannya adalah pembelajar juga diperkenalkan dengan budaya atau kebiasaan yang diperlukan dalam percakapan atau komunikasi.
Selain materi yang otentik tersebut di atas, guru juga dapat membantu pembelajar dengan menceritakan budaya dan segala sesuatu tentang negara yang bahasanya sedang dipelajari itu.
Melvin dan Stout dalam Rivers (1993:44) mengemukakan suatu teknik pengelolaan kelas bahasa yang disebut menemuikan sebuah kota Dicovera City caranya adalah sebagai berikut:
Guru mengajak siswa untuk berimajinasi untuk menempuh kota di luar negeri selama satu bulan, kota yang menjadi tujuan itu haruslah kota yang menggunakan bahasa yang sedang dipelajari. Ssiwa harus melaporkan apa yang dilakukannya di kota tersebut kepada guru perlengkapan yang harus dibawa siswa adalah:
1. Peta jalan-jalan di kota tersebut.
2. Buku petunjuk kendaraan umum.
3. Peta relief kota dan pinggiran kota.
4. Daftar hotel atau penginapan.
5. Buku petunjuk restoran dengan deskripsi peringkatnya.
6. Menu di restoran lokal
7. Brosur turis.
8. Petunjuk tempat-tempat budaya yang dibuku untuk umum seperti museum, bioskop atau galeri.

LENGKAPNYA DOWNLOAD DISINI
Share this article :

Poskan Komentar

malaysia

Loading...

Popular post

iklan

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. HIMPUNAN MAKALAH CUT ROES - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger
back to top